Rabu, 03 April 2013

PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA


 PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA
STANDAR KOMPETENSI
  1. Memahami dan mengetahui hakekat, bentuk-bentuk, faktor-faktor, dampak serta respon masyarakat terhadap perubahan sosial dan budaya di Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
1.1  Memahami pengertian dan hakekat perubahan sosial dan budaya
1.2  Memahami bentuk-bentuk perubahan sosial dan budaya.
1.3  Memahami penyebab dan faktor perubahan sosial dan budaya.
1.4  Memahami dampak perubahan sosial dan budaya
1.5  Memahami respon masyarakat terhadap perubahan sosial dan budaya.
A.           PENGANTAR
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat.  Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Perubahan sosial budaya terjadi karena beberapa faktor. Faktor penghambat dan pendorong terjadinya perubahan sosial. Faktor pendorong diantaranya bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk, adanya penemuan baru dan lain-lain. Kemudian faktor penghambat perubahan sosial budaya diantaranya kurangnya hubungan dengan negara lain,pendidikan yang keterbelakangan dan lain-lain. 
B.            HAKEKAT PEUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA
1.      Perubahan di beberapa aspek kehidupan:
ü  Peralatan dan perlengkapan hidup
ü  Mata pencaharian dan sistem ekonomi
ü   Sistem kemasyarakatan
ü  Bahasa
ü  Kesenian
ü  Sistem Pengetahuan
ü  Religi / Sistem Kepercayaan
2.       Perubahan Sosial
Perubahan struktur dan fungsi sosialnya. oleh karena itu, perubahan sosial berhubungan erat dg perubahan kebudayaan dan seringkali berakibat pd perubahan budaya
3.       Perubahan Sosial Budaya:
a.              Max Weber: Perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur (dalam buku Sociological Writings).
b.              W. Kornblum: Perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama (dalam buku Sociology in Changing World).
C.    BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA

A. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
1.     Perubahan secara lambat dan Perubahan secara cepat (dilihat dari waktu)
Ø   Perubahan secara lambat = evolusi
yaitu perubahan yang memerlukan waktu lama.
Cirinya :
1. Memerlukan waktu lama
2.    Perubahannya kecil
3.    Perubahan tidak disadari oleh masyarakat
4.    Tidak diikuti oleh konflik atau tidak menimbulkan kekerasan.
Contohnya : perubahan mata pencaharian masyarakat

Ø  Perubahan secara cepat = revolusi
yaitu perubahan yang terjadi dalam waktu yang sangat cepat.
Ciri-cirinya :
1.      Membutuhkan waktu singkat
2.      Perubahannya besar karena menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan
3.      Perubahan disadari/direncanakan
4.      Seringkali diikuti oleh kekerasan atau menimbulkan konflik.
Contohnya: revolusi Indonesia tahun 1945, reformasi Indonesia tahun 1998, revolusi industri Perancis dan Inggris.
2.     Perubahan yang pengaruhnya kecil dan pengaruhnya besar.
Ø    Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat.
Contohnya: perubahan mode pakaian, gaya potongan rambut, dsb.
Ø    Perubahan yang membawa pengaruh besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat karena perubahan yang terjadi pada unsure-unsur social budaya masyarakat.
Contohnya:  Industrialisasi membawa pengaruh pada hubungan kerja, lembaga kemasyarakatan, system pemilikan tanah, pelapisan social, hubungan kekerabatan, dll.
3.     Perubahan yang dikehendaki/direncanakan dan perubahan yang tidak dikehendaki/tidak direncanakan
Ø   Perubahan yang dikehendaki/direncanakan ( pembangunan) adalah perubahan yang sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak-pihak tertentu yang ada dalam masyarakat.
Ø   Perubahan yang tidak dikehendaki/tidak direncanakan adalah perubahan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Biasanya perubahan tidak dihendaki muncul sebagai dampak dari perubahan yang direncanakan.
Secara garis besar perubahan social menyangkut perubahan dalam:
a.    kelompok sosial
b.    stratifikasi sosial
c.    lembaga-lembaga sosial
d.   interaksi sosial
D.    FAKTOR TERJADINYA PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA
1.     Faktor Pendorong Perubahan Sosial dan Budaya
a.         Menurut Alvin Betrand: awal dari proses perubahan social adalah komunikasi yaitu penyampaian ide, gagasan, nilai, kepercayaan, keyakinan dsb, dari satu pihak ke pihak lainnya sehingga dicapai kata kesepahaman.
b.         Prof. Soerjono Soekanto: Perubahan social disebabkan oleh factor intern dalam masyarakat itu dan factor ekstern.
Ø  Faktor Intern antara lain:
o    Bertambah dan berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi)
o    Adanya Penemuan Baru
§   Discovery: penemuan ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada
§   Invention : penyempurnaan penemuan baru
§   Innovation /Inovasi: pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang telah ada.
Penemuan baru didorong oleh kesadaran masyarakat akan kekurangan unsur dalam kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat
o    Konflik yang terjadii dalam masyarakat
o    Pemberontakan atau revolusi
Ø  Faktor ekstern antara lain:
o   Perubahan alam
o   Peperangan
o   Pengaruh kebudayaan lain, melalui:
·           Difusi : penyebaran kebudayaan
·           Akulturasi : pembauran antar budaya yang masih terlihat masing-masing sifat khasnya
·           Asimilasi : pembauran antar budaya yang menghasilkan budaya yang sama sekali baru batas budaya lama tidak tampak lagi.
Jadi menurut Soerjono Soekanto faktor pendorong perubahan social adalah:
1.              Sikap menghargai hasil karya orang lain
2.              Keinginan untuk maju
3.              Sistem pendidikan yang maju
4.              Toleransi terhadap perubahan
5.              Sistem pelapisan yang terbuka
6.              Penduduk yang heterogen
7.              Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu
8.              Orientasi ke masa depan
9.              Sikap mudah menerima hal baru.
2.     Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya
A.    kurangnya hubungan terhadap masyarakat lain
Contoh : suku-suku bangsa yang masih di pedalaman
B.     Pendidikan yang terbelakang
C.    Masyarakat yang bersikap tradisional ; mempertahankan tradisi, penguasa yang konservatif.
D.    Adanya kepentingan yang tertanam dengan kuat sekali pada sekelompok orang
Contoh :  kelompok yang sudah mapan biasanya tidak menghendaki terjadi perubahan karena takut posisinya terancam, atau takut hidup susah.
E.     Ketakutan akan terjadi disintegrasi
F.     Prasangka buruk terhadap unsure budaya asing
G.    Hambatan ideologis.
Contoh : adanya anggapan bahwa suatu perubahan bertentangan dengan suatu ajaran agama tertentu dll
E.    MACAM-MACAM PROSES PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1.     Akulturasi
2.     Asimilasi
3.     Difusi
4.     Discovery
5.     Invention
6.     Inovasi
7.     Modernisasi: adalah proses perubahan tradisi, sikap, dan system nilai dalam rangka menyesuaikan diri dengan kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa lain, sehingga suatu bangsa dapat bertahan secara wajar di tengah-tengah tekanan berbagai masalah hidup di dunia dewasa ini
8.     Globalisasi: adalah suatu system atau tatanan yang menyebabkan seseorang atau Negara tidak mungkin untuk mengisolasikan diri sebagai akibat dari kemajuan teknologi dan komunikasi dunia. Atau suatu kondisi dimana tidak ada lagi batas-batas antara satu Negara dengan Negara lain dalam hal teknologi komunikasi.
F.     DAMPAK MODERNISA DAN GLOBALISASI TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1.     Dampak Negatif Modernisasi
A.           Sikap materialistik : orang lebih mengejar kekayaan materi dibanding dengan kualitas diri
B.            Sikap individualistik : memperjuangkan kepentingan dirinya sendiri dibanding menolong orang lain
C.            Sikap konsumerisme : sikap hidup yang boros / konsumtif
D.           Kesenjangan sosial ekonomi : timbulnya pelapisan social yang kuat ant yang kaya dengan yang miskin
E.            Pencemaran / kerusakan lingkungan alam
F.            Kriminalitas
G.           kenakalan remaja
2.     Dampak Negatif Globalisasi
A.     Unsur-unsur budaya asing yang masuk Indonesia terutama teknologi komunikasi berakibat pada munculnya perilaku kekerasan di masyarakat, semakin berkembangnya gaya hidup sek bebas, semakin maraknya pornoaksi.
3.     Dampak positif Globalisasi

A. Cepat masuknya budaya asing yang memperkaya budaya Indonesia
B.     Perubahan pola pikir tradisional menjadi pola piker rasional, sistematis, analitis, logis
C.     Munculnya sikap lebih menghargai waktu, mau bekerja keras
D.    Munculnya pola pembagian kerja antara pria dan perempuan berdasarkan kemampuan, semakin menipis perilaku diskriminasi terhadap perempuan
E.     Berkembangnya ilmu pengetahuan
F.      Berkembangnya cara berpikir kritis.

I.        RESPONS MASYARAKAT TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL

Perubahan sosial akan terus terjadi, karena sifatnya yang dinamis. Ada beberapa respons dari masyarakat ketika mengalami perubahan sosial, diantaranya :

1. Adjustment  
        
      Keadaan dimana suatu maysarakat mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di dalam masyarakat
. Contoh : orang-orang yang melakukan urbanisasi           
2.     Maladjustment     
      Keadaan dimana suatu masyarakat tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.     Contoh : orang-orang badui 
3.       Disintegrasi           
     Merupakan suatu sikap yang menggambarkan adanya ketidaksesuaian dan ketidakselarasan di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan social.
 
Disintegrasi terjadi manakala dalam suatu system atau organisasi terjadi ketidak cocokan antar bagian-bagian atau elemen-elemen tertentu sehingga menimbulkan tercerai berainya suatu system yang ada. Contoh : perseteruan antara KPK dan Kapolda
.
4.  Reintegrasi
Merupakan suatu proses pembentukan norma dan nilai-nilai baru untuk menyesuaikan diri dengan lembaga kemasyarakaan yang mengalami perubahan. (ada proses adaptasi dari bagian-bagian organisasi atau masyarakat terhadap konsep organisasi baru). Contoh : adanya revormasi menjadikan masyarakat untuk bisa hidup mandiri dan berperan aktiv dalam pengawasan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

foto perubahan sosial dan budaya, yang dulu pakaian masih sederhana

               menjadi pakaian yang bermodel-model.